Pages

Minggu, 11 Mei 2014

Risma sebut es krim Wall's 'bajingan', Unilever ogah komentar - LensaIndonesia.com

code: 160x600, idcomsky1com is empty



LENSAINDONESIA.COM: Manajemen Wall's Ice Cream menyatakan siap bertanggung jawab atas rusaknya tanaman  di Taman Bungkul dan Jl Raya Darmo Surabaya akibat terinjak warga yang berebut es krim gratis pada acara 'Ice Cream Day', Minggu (11/05/2014) pagi.

Maria D Dwianto, Head Corporate Communication PT Unilever Indonesia Tbk selaku pemegang unit usaha korporasi Wall's juga menyampaikan permintaan maaf mengenai ketidaknyamanan yang terjadi dari pelaksanaan Wall's Ice Cream Day di Surabaya.

Baca juga: 50 ribu warga berebut es krim, Ridwan minta Wall's dukung program RTH dan Taman Bungkul rusak, Wall's kantongi izin acara 'Ice Cream Day'

"Kami manyampaikan maaf bila semua pihak merasa tidak nyaman dengan acara yang kami gelar. Sebab kami tidak menduga kegiatan Wall's Ice Cream Day disambut antusias puluhan ribu warga sehingga memacetkan jalan dan membuat rusak tanaman fasilitas umum. Tetapi kami akan bertanggungjawab terhadap kerusakan yang ditumbulkan," katanya saat dihubungi lensaindonesia.com, Minggu (11/05/2014) malam.

Disinggung soal pernyataan Walikota Surabaya Tri Rismahari yang sempat mendamprat panitia pelaksana Wall's Ice Cream di Taman Bungkul dengan menyebut 'bajingan', Maria tidak mau memberi tanggapan. Ia hanya menjawab, kemarahan Walikota hal yang wajar.

"Bu Risma wajar marah karena belau respek terhadap taman-taman (ruang terbuka hijau). Secepatnya kami akan sowan ke kantor belau," ujar Maria.
Diketahui, acara pembagian is krim gratis yang di gagas PT Unilever Indonesia dengan tema 'Ice Cream Wall's Day' mengakibatkan sejumlah taman kota rusak parah. Bahkan, Walikota Surabaya Tri Rismaharini yang marah kemudian mendatangi tenda panitia lalu mencaci-maki orang yang ada di tempat itu dengan kata-kata pedas.

"Bajingan semua! Sekian puluh tahun dibangun. Rusak semua! Ngerti nggak?! itu semua uang rakyat,".

Aksi marah-marah Risma ini menjadi tontonan ratusan warga yang kebetulan ada di tempat itu.

Disamping itu, Risma juga mengancam akan menuntut ke jalur hukum untuk meminta pertanggungan jawab.@ridwan_LICOM

code: 300x250, idcomadsmobilecom is empty



Source : http://www.lensaindonesia.com/2014/05/11/risma-sebut-es-krim-walls-bajingan-unilever-ogah-komentar.html