Pages

Rabu, 30 April 2014

Kronologis Pembunuhan Tiga Sekeluarga - Poskotanews

Selasa, 29 April 2014 23:46:20 WIB

tersangk1a

TANGERANG(Pos Kota)-Satu keluarga terdiri suami, istri dan anak dibantai di Jalan Bungur III, RT 006/06, Perumahan Periuk Jaya Permai Kelurahan Periuk Jaya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Selasa (29/4) sore.‬

Korban tewas adalah Dukut, 50, kepala kelaurga bos angkot dan istrinya, Heriyanti, 45, serta anak bungsunnya Prasetyo 13 . Sementara Bagus,16, anak kedua selamat meski sempat dikepruk tersangka. Dewi pacar tersangka yang juga anak korban selamat karena saat kejadian kerja di Jakarta.

Kronologis pembunuha sadis itu berawal ketika Rahmatdani Gumelar, sekitar pukul 12.00 tiba di rumah korban. Dia memang selama ini dikenal pacar Dewi 24. Bahkan mereka sudah pacaran selama empat tahun.

Di rumah tersebut, Rahmatdani sudah seperti keluarga. Ia bahkan sempat mengepel dan ikut membantu membereskan dagangan. Sebab rumah dua lantai itu juga dijadikan toko kelontong.

Tidak jelas apa yang terjadi. ‬‪Menurut Ketua RT 06 Ujang Umar, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB sempat terjadi suara cekcok dari rumah tersebut.Namun warga tidak terlalu memperhatikan.

Tak lama kemudian, Bagus, pelajar SMK tiba di rumah tersebut. Dia kaget melihat ibu dan adiknya tergeletak di ruang tamu dengan tubuh berlumuran darah. Bagus semakin kaget meliahat Rahmatdani membawa kunci inggris dengan mata beringas. Pacar kakaknya itu bahkan mengejar dirinya. Bagus berteriak-teriak minta tolong. Mendengar teriakan itu, tersangka semakin beringas lalu mengejar Bagus sambil memukulkan kunci inggris itu sehingga mengenai tubuhnya.

Meski dalam keadaan terluka Bagus terus berteriak sehingga warga berdatangan. Panik melihat massa datang mengepung, Ramhatdani lari ke lantai dua rumah tersebut lalu melompat ke genteng rumah sebelah. Warga terus mengepungnya sehingga ia terjatuh dan langsung diringkus. Ia lalu diselamatkan dan tak lama kemudian polisi datang membawanya ke Polsek Jatiwung.

Sementara Bagus yang luka dilarikan ke rumah sakit terdekat. Ketika rumah itu diperiksa polisi ditemukan tiga mayat, dua di lantai satu dan seorang lagi di lantai atas. Setelah melakukan olah TKP, ketiga jenazah itu dibawa ke RSU Tangerang.

‬‪Menurut Ujang, motif pelaku melakukan pembantaian itu diduga kuat karena sakit hati lantaran cintanya dengan Dewi tidak direstui oleh Heriyanti. "Katanya sih karena pacaran sudah empat tahun tapi tidak direstui," jelasnya.

Kapolsek Jatiuwung Kompol Alamsyah Pelupessy ketika melakukan olah TKP mengatakan ketiga korban tewas karena luka pukulan benda tumpul di kepala, wajah dan badannya.‬‪"Pelaku dan korban saling mengenal. Jadi pelaku memang sudah ada di rumah korban sejak pukul 12 siang, Pelaku ditangkap warga karena melarikan diri lewat atap rumah," katanya.‬‪

Namun ditanya apakah motif pembunuhan karena cinta yang tidak direstui, Kapolsek mengaku pihaknya masih mendalami kasus ini. "Ini masih kita selidiki. Nanti kita sampaikan setelah pemeriksaan pelaku dan keluarga korban," jelasnya.

Sedangkan kepada petuga tersangka mengaku yang pertama kali dikepruk adalah calon mertua perempuan Heriyanti, lalu tak lama kemudian Prasetyp datang dan langsung dikeperuk. Takut perbuatannya diketahui ia lalu buru buru naik ke lantai atas. Kebetulan Dukut pemilik 10 angkot itu sedang santai. Dengan kunci inggris yang sama, ayah dari pacarnya itu juga dikepruk.

Ia kaget mendengar Bagus tiba-tiba masuk rumah ketika pulang dari sekolah. Rahmat makin panik sehingga ia mengejar Bagus dan memukulnya dengan kunci inggris. Namun karena siswa SMK itu cepat lari, ia akhirnya lolos dari maut meski menderita luka.

Sedangkan Dewi yang dikabari atas kejadian itu segera pulang. Ia kini diperiksa di Polsek Jatiwung. (Maryoto)

Tersangka Rahmatdani

Source : http://poskotanews.com/2014/04/29/kronologis-pembunuhan-tiga-sekeluarga/