Pages

Jumat, 06 September 2013

Kurang Gizi Bisa Bikin Anak Tumbuh Jadi Orang yang Rasial dan Tak Toleran

Jakarta, Peran gizi memang sangat penting, terlebih lagi untuk anak-anak. Bukan saja untuk urusan kesehatan, gizi juga bisa mempengaruhi kehidupan sosial karena kurang gizi bisa membuat orang rasial dan tidak toleran.

"Peran gizi untuk tumbuh kembang anak sangat penting. Anak kurang gizi tidak akan sempat memikirkan masa depan," ujar Prof. Dr. Ir. H. Hardinsyah, MS.

Hal tersebut disampaikan kepada detikHealth, pada acara talkshow Ibu Masa Kini: Membuka Jalan Untuk Pemimpin Masa Depan yang diadakan Sarihusada di Restoran Kembang Goela, Jl Jend Sudirman Kav. 47-48, Jakarta Selatan, Kamis (5/9/2013).

"Gizi pasti berperan agar pertumbuhan dan perkembangan optimal. Gizi yang baik bisa mempengaruhi visi, karakter, daya pikir, dan semuanya," tutur dia.

Nah, dalam mencetak anak berprestasi, dukungan terhadap perkembangan otak menjadi faktor yang signifikan. Untuk mendukung perkembangan otak secara optimal, terutama di periode emas pertumbuhan, dibutuhkan kelengkapan gizi termasuk karbohidrat dan asam linoleat.

"Lebih dari itu, pemenuhan kebutuhan gizi secara tepat, lengkap dan seimbang akan saling memberikan pengaruh terhadap tumbuh kembang anak secara keseluruhan, termasuk otak, tulang, penglihatan dan imunitas," sambung Prof Hardinsyah.

Selain itu, kurangnya gizi bisa membuat orang rasial dan tidak toleran. "Menurut penelitian di Amerika, orang yang tidak toleran bisa meninggal lebih duluan. Karena orang yang rasial, tidak toleran dan saling membenci menghasilkan hormon kortisol di dalam tubuhnya," jelasnya.

Hormon kortisol yang meningkat bisa memancing gangguan pada fungsi organ, salah satunya pankreas, sehingga membuat yang bersangkutan rentan terkena diabetes. "Itulah mengapa gizi berperan penting, baik untuk pertumbuhan dan untuk masa depannya. Jadi penting sekali orang tua, khususnya ibu, memperhatikan gizi sang anak. Tidak berlebih atau pun kurang, tapi seimbang," tutupnya.

(vit/vta)

Source : http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656114/s/30d72be8/l/0Lhealth0Bdetik0N0Cread0C20A130C0A90C0A50C20A0A430A0C2350A6740C130A10Ckurang0Egizi0Ebisa0Ebikin0Eanak0Etumbuh0Ejadi0Eorang0Eyang0Erasial0Edan0Etak0Etoleran/story01.htm