Pages

Sabtu, 07 September 2013

Ini Potensi Para Finalis Duta Lingkungan HiLO 2013

TEMPO.CO, Jakarta - Angelique Dewi permatasari yang ditemui Tempo dalam acara ramah tamah dengan para HiLO Green Ambassador 2013 pada Kamis, 5 September 2013 mengatakan para finalis pada ajang ini memiliki potensi yang luar biasa.

"Para finalis kali ini berasal dari seluruh Indonesia dan memiliki kemampuan, pendidikan, pengalaman dan bakat yang membanggakan," kata Angelique yang merupakan Nutrifood Head of Marketing Communication ini.

Di menyebutkan misalnya Firdha yang berasal dari Jawa Timur, adalah mahasiswa yang aktif di Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan Indonesia. Firdha juga terlibat dalam proyek pembuatan reaktor pengubah kotoran dan limbah menjadi biogas. Gadis yang terpilih sebagai Miss Green Campus di ITS ini juga giat berdialog dengan pemerintah tentang pengelolaan sanitasi dalam berbagai talkshow di TV lokal.

Kemudia ada Anisya yang berasal dari Jawa Barat merupakan pemenang kompetisi lomba foto model bertema green dengan menciptakan busana dari barang bekas. Juara kabaret drama ini juga berpartisipasi membersihkan lapangan Gasibu, memberdayakan anak yatim untuk mendaur-ulang barang bekas, mengedukasi PKL tentang pemilahan sampah, dan mengikuti aksi Save Babakan Siliwangi.

Sumatera Utara diwakili oleh Ririn yang tergabung dalam International Association of Students in Agricultural and Related Sciences menjadi delegasi terbaik di 2nd Youth International Summit on Energy and Climate Change di China. Duta wisata ini juga menjadi peserta pertukaran budaya ke Polandia dan membahas dampak perubahan iklim di Malaysia.

Kemudian Bali, Vanny menjadi duta hemat energi yang belajar tentang harmonisasi antara manusia dengan lingkungan dari adat istiadat luhur Bali. Gadis yang terampil menarikan Tari Legong ini berpartisipasi dalam kegiatan pembuatan lubang biopori hingga pengolahan limbah kulit jagung. Kini Vanny sedang mempelajari manajemen tata kota yang green.

Adalah Amitia berasal dari Nusa Tenggara Barat yang menjadi duta wisata. Amitia rutin mensosialisasikan konsep rekreasi bertanggung jawab terhadap lingkungan kepada anak-anak hingga petugas tempat wisata. Amitia juga terlibat dalam aksi penanaman mangrove dan aktif melakukan kampanye penyelamatan pohon dengan mengurangi penggunaan tisu dan kertas.

Dari DKI Jakarta yaitu Ranitya yang merupakan ambassador of Indonesian Culture and Tourism yang mempertunjukkan kreasi komik perikanan dan lingkungannya di The International Youth Environment Meet 2013 di Bangladesh. Juara proyek kebun raya mini dan Green Living Youth Competition ini juga aktif mengedukasi anak-anak pedesaan untuk mulai mencintai lingkungan.

Sementara Ayu dari, Daerah Istimewa Yogyakarta adalah peneliti budidaya spons laut untuk menciptakan antibiotik; metode pengembangbiakannya diharapkan dapat mencegah eksploitasi berlebihan biota laut. Ayu juga mahir bermain organ dan biola. Saat ini, Ayu sedang melanjutkan studi profesi apoteker dan berinisiatif untuk aktif di komunitas HiLo Yogya dengan kegiatan seperti membagi-bagikan bibit tanaman.
      
Dari Sulawesi Utara, Dinda merupakan peserta termuda yang masih duduk di bangku SMA dengan berbagai prestasi, seperti model, atlet basket, dan vokalis band. Di usianya yang masih belia, Dinda telah memulai usaha di bidang eco-fashion dengan membuat aksesoris seperti gelang, kalung, dan anting yang terbuat dari limbah serabut kelapa.

Lalu Olga dari Banten terdaftar sebagai anggota Climate Change Champions Community yang aktif memberikan kontribusi penuh dalam komunitas Earth Hour Tangerang.  Selain sibuk sebagai duta wisata, Olga juga terlibat dalam kegiatan Rumah Recycle, yang memberdayakan anak-anak jalanan agar bisa mengolah barang bekas menjadi sumber pendapatan.    

Menariknya, Pandhina dari Nusa Tenggara Timur adalah mahasiswi Agro eco-technology yang terdaftar sebagai anggota International Association of Students in Agricultural and Related Sciences. Nama Padhina dalam bahasa latin berarti ganggang laut. Padhina pernah merawat orang utan, mempelajari manfaat daun gamal sebagi pupuk, dan menjadi duta hemat energi.

Kemudia Angelique juga menyebutkan finalis lain, Sydney dari Kalimantan Timur, Jimmy dari DKI Jakarta 2, Rudy dari Jawa Tengah, Faldy dari Banten, Diki dari Kepulau Riau, lalu Ethly dari Maluku, Fajar dari Sumatera Selatan, Arya dari Sumatera Barat, Arafat dari Kalimantan dan Tulus dari Bengkulu.

"Semua luar biasa dan membanggakan, Tetapi sekali lagi siapa yang kan menjadi pemenang dan meraih penghargaan lain bisa diketahui pada hasil malam puncak Sabtu malam ini," kata dia.

HADRIANI P
Berita Lain
Malam Puncak Ajang Duta Lingkungan HiLO 2013
HiLo Green Ambassador 2013, Berkunjung ke Derawan
Kontestan Miss World 2013 Akan Tari Kipas

Source : http://www.tempo.co/read/news/2013/09/07/110511277/Ini-Potensi-Para-Finalis-Duta-Lingkungan-HiLO-2013