Pages

Jumat, 06 September 2013

Banyak Saraf, Kelamin Harus 'Dilindungi' Pesepakbola Saat Tendangan Bebas

Jakarta, Pernahkah Anda perhatikan bahwa ketika akan dilakukan tendangan bebas, para pemain bola biasanya 'refleks' menutupi daerah organ intimnya. Menurut dokter, hal ini sangat wajar dan bahkan dianggap penting.

"Penis memiliki sensor untuk menerima rangsang. Di bagian ujung penis atau glans penis terdapat reseptor khusus yang disebut sebagai krause-finger corpuscles (KFC). Reseptor ini menangkap segala bentuk rangsangan baik berupa gesekan maupun getaran," papar dr Ponco Birowo, SpU, PhD, dokter spesialis urologi.

Hal ini disampaikan dr Ponco dalam konferensi pers yang diadakan di Hotel Gran Melia, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Kamis (5/9/2013).

Menurut dr Ponco, selain memiliki reseptor tersebut bagian ujung dari penis ini juga memiliki banyak saraf. Ini membuatnya menjadi sangat sensitif terhadap adanya sentuhan.

"Di ujung penis itu bisa dikatakan sangat sensitif. Tidak percaya? Coba lihat para pemain bola, walaupun otak merupakan organ paling penting, tapi kalau ada tendangan bebas yang ditutup selalu di daerah organ intimnya. Akibat banyak saraf, maka akan sakit sekali kalau tertendang atau kena bola," terang dr Ponco.

Jika tidak dilindungi dengan tepat, maka risiko untuk terkena bola dan mengalami nyeri luar biasa akan sangat mungkin dialami oleh pemain bola. Salah satu kasus cedera akibat tak melindungi penis pernah dialami oleh pemain sepak bola asal Jerman, Chavdar Yankow (29).

Dikutip dari The Frisky, pada tahun 2005 Yankow hampir kehilangan 'kejantanannya' saat seorang lawannya tak sengaja memberi tackle padanya. Kecelakaan tersebut membuat Yankow harus diberi 6 jahitan pada penisnya. Yankow yang saat itu berusia 21 tahun pun akhirnya pulih dan meninggalkan bekas jahitan sepanjang 3 inci berkat usaha cepat dari tim dokter yang menanganinya.

(vit/vit)

Source : http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656114/s/30d69816/l/0Lhealth0Bdetik0N0Cread0C20A130C0A90C0A50C1934270C2350A6590C7630Cbanyak0Esaraf0Ekelamin0Eharus0Edilindungi0Epesepakbola0Esaat0Etendangan0Ebebas/story01.htm