Pages

Kamis, 04 Juli 2013

Presiden Tunggu Kabar Baik dari RSCM


JAKARTA, KOMPAS.com
- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berharap kepada Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta untuk memberikan pelayanan profesional dan berkualitas sesuai standar internasional. Dengan pelayanan internasional, kepercayaan masyarakat Indonesia hingga dunia akan meningkat.

Presiden berharap RSCM memberikan pelayanan dengan lebih baik, mudah, tidak berbelit-belit, lebih murah, dan menjangkau keseluruh lapisan masyarakat, terutama rakyat miskin.

"Dengan pelayanan seperti itu, kita bisa tahan arus masyarakat yang berobat ke luar negeri. Kita juga dapat menarik peserta asuransi internasional untuk berobat di rumah sakit di negeri kita," kata Presiden saat acara apresiasi Akreditasi Joint Commission Internasional RSCM dan peresmian Unit Pelayanan Terpadu Kesehatan Mata RSCM Kirana, di Jakarta, Kamis (4/7/2013).

Presiden berharap RSCM Kirana dapat membantu menurunkan angka kebutaan di Indonesia yang masih tinggi. Penyebab kebutaan, kata dia, lebih banyak disebabkan penyakit katarak. Menurut Presiden, hal itu terjadi karena keterbatasan pelayanan operasi katarak, keterbatasan dokter spesialis mata, dan keterlambatan rakyat berobat.

"Saya sambut gembira dibukanya unit pelayanan terpadu kesehatan mata RSCM Kirana dengan visi jadi salah satu pelayanan kesehatan mata terbaik di Asia Pasific tahun 2014. Saya tunggu datangnya kabar baik ini tahun depan," kata Presiden.

Presiden juga berharap agar RSCM mempertahankan akreditasi. RSCM harus memastikan peningkatan standar kulitas pelayanan sesuai tuntutan masyarakat dan kemajuan teknologi medis terkini. Selain itu, RSCM harus memberikan dukungan penelitian kesehatan dan pendidikan kedokteran.

Source : http://health.kompas.com/read/xml/2013/07/04/1418048/Presiden.Tunggu.Kabar.Baik.dari.RSCM